Ayo Kita Peduli

Penyaluran Bantuan untuk Abah Soma

Selama hampir 10 tahun, Abah Soma menjalani hari-harinya sebagai penjual tisu di depan sebuah toserba di Kota Bandung. Setiap pagi hingga sore, beliau berdiri sambil berharap ada pelanggan yang membeli dagangannya. Dengan harga jual hanya Rp3.000 per bungkus dan keuntungan sekitar Rp1.000, penghasilan Abah jauh dari kata cukup. Teriknya matahari hingga derasnya hujan sudah menjadi bagian dari perjuangan Abah sehari-hari.

Kini di usia yang sudah menginjak 83 tahun, Abah masih terus berusaha menghidupi istrinya yang tinggal di kampung halamannya di Tasikmalaya.
Ya gimana lagi, nanti istri saya makan apa di kampung…” ucap Abah lirih saat ditemui tim kami.

Namun kondisi fisik Abah pun semakin melemah. Tangan kanannya mengalami pengerasan dan bengkok, membuat beliau hanya mampu menggunakan tangan kiri untuk beraktivitas, termasuk saat menjajakan tisu. Di tengah keterbatasan itu, tak jarang dagangan Abah tidak laku, bahkan sering ditawar dengan harga sangat rendah.

Dengan penghasilan yang sangat minim, Abah tidak sanggup menyewa kontrakan. Beliau terpaksa tidur di emperan toko, beralaskan kardus dan sehelai kain tipis untuk bertahan dari dinginnya malam. Untuk makan pun Abah sering kesusahan, apalagi untuk mengirim uang ke kampung.

Melalui campaign Terlantar di Perantauan! Demi Selembar Rupiah, Ayo Kita Peduli mengajak masyarakat untuk membantu kelompok miskin perkotaan—mereka yang hidup dalam keterbatasan namun tetap berjuang keras untuk bertahan hidup.

Alhamdulillah, donasi yang terkumpul melalui campaign ini telah selesai dan membawa perubahan besar bagi Abah Soma. Bantuan disalurkan secara bertahap untuk memastikan Abah bisa bangkit dan hidup lebih layak.

Tahap Penyaluran Bantuan untuk Abah Soma

1. Penyaluran Tahap 1 – Bantuan Kebutuhan Pokok & Santunan Tunai

Pada tahap pertama, tim Ayo Kita Peduli menyalurkan:

  • Paket kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan harian Abah.
  • Santunan tunai sebagai bentuk dukungan agar Abah bisa beristirahat dan tidak memaksakan diri berjualan saat kondisi fisiknya sedang tidak baik.

Bantuan ini membantu Abah memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberi ruang bagi beliau untuk memulihkan kondisi tubuhnya.

2. Penyaluran Tahap 2 – Bantuan Modal Usaha Warung di Kampung

Setelah berdiskusi dengan Abah, tim melihat bahwa Abah sangat ingin kembali pulang ke Tasikmalaya agar dekat dengan istrinya. Namun beliau tidak memiliki modal untuk memulai usaha di kampung.

Melalui donasi para #sobatberdampak, Ayo Kita Peduli akhirnya menyalurkan:

  • Bantuan modal usaha untuk membuka warung kecil di kampung halaman.

Alhamdulillah, kini Abah tidak lagi tidur di emperan toko. Beliau sudah kembali ke kampung, tinggal bersama istrinya, dan memiliki warung layak untuk menghasilkan penghasilan yang lebih stabil dan aman.

3. Penyaluran Tahap 3 – Bantuan Kebutuhan Pokok, Santunan Tunai & Tambahan Modal Usaha

Sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan, tim kembali menyalurkan:

  • Paket kebutuhan pokok
  • Santunan tunai
  • Tambahan modal usaha untuk memperkuat warung Abah agar bisa berkembang dan menjadi sumber penghidupan jangka panjang

Dengan dukungan ini, usaha Abah semakin mapan dan beliau bisa fokus mengelola warung tanpa harus kembali merantau dan berjualan tisu di jalan.

Terima Kasih Sobat Berdampak!

Perubahan besar dalam hidup Abah Soma tidak akan terwujud tanpa keikutsertaan para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Melalui kebaikan kalian, Abah kini bisa:
Kembali tinggal di kampung halamannya, Hidup bersama istrinya, Memiliki warung yang layak dan produktif, Beristirahat dari pekerjaan berat yang tidak lagi sesuai kondisi fisiknya

Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan #BERDAMPAKBERDAYA bersama Ayo Kita Peduli.

Kebaikan kecil yang kita berikan hari ini, menjadi harapan besar bagi mereka yang membutuhkan.
Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

Scroll to Top